Tukar pasangan dalam produksi larva pada ikan nila adalah konsep yang pernah saya coba. Dalam bahasa Inggrisnya, teknik tukar pasangan adalah exchange broodstock management. Alhamdulillah dapat meningkatkan jumlah induk yang memijah dari 40% menjadi 59%.

Bagaimana caranya?

Kalau Anda telah membaca tulisan saya tentang produksi benih nila, tentu tidak akan mengalami kendala untuk dapat memahami dan menggunakan teknik ini. Pertama, dan sebaiknya adalah Anda memiliki dua buah kolam atau bak induk untuk pemijahan. Mudah-mudahan kita sepakat, bahwa kolam merupakan wadah ikan yang dibuat dengan cara menggali tanah asli; sedangkan bangunan bak berada di atas tanah asli. Tentu saja dengan nama ini, tidak perlu mempertimbangkan ukuran dan bahan penyusunnya. Anda kenal kolam tanah, kolam beton, kolam air deras atau kolam (keramba) jarring apung. Dan Anda juga kenal yang namanya bak mandi, bak serat kaca (fibre glass) dll. Ok, kita sepakat???

Kedua, kenali pola pemijahan ikannya. Maksud saya, berapa hari siklus pemijahan ikan tersebut? Sekedar contoh, pada induk ikan nila ukuran 250 -400 gram/ekor, siklusnya sekitar 10-12 hari. Sedangkan jika sudah berukuran >500 gram, siklusnya berubah menjadi 20-25 hari. Menurut saya, untuk tujuan produksi benih skala komersial, induk nila Anda paling tidak berukuran 250-400 gram. Dengannya, Anda dapat sering panen larva.

Tiga, kolam atau bak Anda sebaiknya memiliki kobakan. Ini penting, untuk megurangi stress selama pemanenan baik terhadap induk, maupun benih/larva; mengurangi kematian larva, memudahkan pemanenan dan memudahkan dalam menyeleksi induk jantan dan betina.

Bagaimana mempraktekkannya?

Setelah satu siklus pemijahan, panen semua larva di dua kolam/bak tersebut. Kemudian tukar pasangan induknya. Agar lebih mudah, induk jantan dari kolam/bak satu, pindahkan ke kolam/bak ke dua; dan induk jantan dari kolam/bak ke dua, pindahkan ke kolam/bak pertama.

Bagaimana itu dapat terjadi?

Mudahnya, itu terjadi karena faktor hormonal. Dengan tukar pasangan tersebut, jumlah induk yang terangsang untuk memijah akan lebih banyak. Saya sudah membuktikannya dalam tiga kali ulangan. Semoga tulisan ini bermanfaat untuk pengembangan pemijahan alami pada ikan nila; walaupun tentu saja, teknik ini tidak cocok untuk manusia.

Tukar pasangan dan produksi benih ikan nila
Tagged on:         

2 thoughts on “Tukar pasangan dan produksi benih ikan nila

  • December 15, 2012 at 14:56
    Permalink

    mantap Pak Guru…., sungguh bermamfaat…, semoga ilmu ini bermamfaat utk kita semua

    • December 21, 2012 at 00:53
      Permalink

      Terima kasih Mas Hendri atas kunjungannya. Amin. Semoga bermanfaat

Comments are closed.