Sharing is caring!

Belajar budidaya ikan lele dengan sistem bioflok? Tidak terlambat nih? Ah biarinlah. Aku memang mau belajar, meskipun sudah banyak yang ahli, aku tetap akan belajar. Begitulah kira-kira, saya awali paragraf ini.

Akuakultur atau budidaya ikan adalah perwujudan cita, rasa dan karsa dalam meningkatkan kualitas, kuantitas dan kontinyuitas produksi organisme akuatik hasil interaksi dengan lingkungannya (Sucipto, 2007). Peningkatan produksi tersebut dapat ditempuh melalui komponen pemuliaan, teknik budidaya dan manajemen.

Dalam tahap awal, saya coba belajar bahwa teknik budidaya dan manajemen dapat disandingkan dan berjalan sinergi. Di Indonesia, teknologi bioflok pada ikan lele telah dan sedang dicoba diaplikasikan. Walaupun dalam praktek awalnya masih banyak kendala, dan bahkan kemudian mengalami pergeseran menjadi sistem probiotik dan Natural Water System (NWS), namun upaya tersebut idealnya janganlah berhenti.

Salah satu pertanyaan sederhana saya dari 8 pertanyaan lainnya pada 29 Oktober 20015 lalu saat seminar bioflok adalah apakah lele memanfaatkan bioflok bagi dirinya? Berdasarkan makna akuakultur yang telah saya sampaikan tahun 2007 lalu, walau sekalipun lele tidak memanfaatkan bioflok sebagai makannya, maka setidaknya mereka hidup dalam lingkungan yang mendukung untuk tumbuh dengan baik.

Video ini adalah awal saya untuk belajar budidaya ikan lele dengan sistem bioflok; pada lele dan nila. Video tentang bioflok pada nila saat ini belum ada. Semoga seiring penelitian saya dan kawan-kawan, maka dapat sharing melalui akun saya di YouTube. Melalui proses belajar ini, setidaknya saya akan mengetahui peningkatan produktivitas per satuan volume (di dalamnya termasuk efisiensi penggunaan air, pakan, dan waktu) dan efektifitas dari teknologi bioflok, informasi performa ikan dan bioflok, teknologi adaptif bioflok dalam budidaya ikan lele dan nila. Khusus pada nila, saya pengin tahu persentase protein ikan nila yang dapat disuplai oleh flok, termasuk pada akhirnya bagaimana kalau flok tersebut dapat disediakan dalam bentuk kering. Masih banyak lagi yang pngin dipelajari sih…. Asumsi-asumsi kadang diperlukan untuk menyederhanakan apa yang sebenarnya tidak sederhana. Namun dengan data lapangan, semoga realitanya tidak melenceng dengan frame work yang sudah dibuat.

Untuk belajar budidaya ikan lele dengan sistem bioflok, Babeh sudah menyediakan banyak fasilitas yang siap pakai. Sedangkan untuk belajar budidaya ikan nila dengan sistem bioflok, masih perlu sedikit pembenahan. Terima kasih Beh.

Belajar budidaya ikan lele dengan sistem bioflok

Terima kasih sudah menonton video tentang bagaimana saya memulai belajar budidaya ikan lele dengan sistem bioflok, di tengah sudah banyak pakar tentang teknologi ini. Semoga saya tidak terlambat untuk memulai.

Sharing is caring!

Belajar budidaya ikan lele dengan sistem bioflok
Tagged on:     

Tinggalkan komentar

Beri komentar pertama!

Beritahukan
avatar
500
wpDiscuz