Sharing is caring!

Cara sederhana mempercepat WordPress versi Adi Sucipto adalah judul yang saya pilih karena begitu banyak tersedia di mesing pencari yang menggunakan cara mudah, cara ampuh, trik, easy ways and so on. Saya gunakan cara sederhana karena memang tidak mudah juga sih, tapi tidak sulit juga. Saya menerapkannya dalam kesederhanaan seperti konsep-konsep menjalani hidup.

Mengapa kecepatan loading itu penting?

Ketika saya akan berkunjung ke situs orang lain untuk pertama kalinya, hal pertama didasarkan pada apa yang termuat dalam judulnya. Saat loading dalam kunjungan pertama akan banyak menentukan sakap saya apakah kepuasan itu menghampiri dan saya harus putuskan untuk meneruskan kunjungan saya. Biasanya pikiran saya perlu waktu sekitar 2-3 detik untuk sampai pada kepuasaan awal tentang sebuah situs. Dan ini pula yang saya pikirkan untuk orang lain. Saya tidak ingin Anda menunggu terlalu lama untuk sampai pada apa yang Anda perlukan di situs ini. Ini rincian sederhana dan karenanya harus saya selesaikan.

Antara koneksi pengakses dan situs WordPress

Saya memang telah membaca hampir sepuluh situs di luar sana dan kemudian saya coba terapkan. Tentu tidak semuanya bisa diterapkan, karena tidak sedikit juga faktor pembatas. Karenanya, saya coba sampaikan beberapa hal sederhana ini sebelum bicara tentang How to speed up the WordPress.

Koneksi pengakses adalah hal pertama yang ingin saya sampaikan. Karena bagaimanapun kita akan coba tweak situs kita, namun jika akses internet pengakses situs kita payah, ya gimana lagi. Apakah tetap ada manfaatnya? Ya tetap ada, membantu pengakses agar lebih cepat dalam mendapatkan informasi yang diperlukan.

Isi atau konten situs perlu mendapat perhatian. Sebagai penyedia layanan agar dapat dinikmati oleh pengunjung, tak jarang jika banyak situs yang menyediakan banyak gambar, bahkan gambar yang dihasilkan oleh “get content” dari script iklan. Bukan masalah benar atau salah sih, cuma kalau menurut saya yang sewajarnya saja. Termasuk juga sewajarnya saja menggunakan plugin untuk WordPress.

Lalu, apa cara sederhana mempercepat WordPress versi Adi Sucipto

1. Pilih dan gunakan webhosting yang bagus.
Biasanya layanan bagus akan sepadan dengan performanya. Apa yang akan saya sampaikan dalam mempercepat WordPress ini untuk shared hosting seperti situs ini. Jika hostingan Anda di VPS atau yang dedicated ya makin bagus lah.

Saya, mungkin juga Anda dengan kondisi kantong yang pas-pasan harus puas dengan shared hosting. Namun kita masih bisa menyesuaikan diri dengan menggunakan spesifikasi server yang lumayan. Entah itu processornya, cpu speednya, cpu corenya, dan lain-lain. Kalau pelu, tanyakan dulu sebelum membeli hostingan yang akan dipakai. Saya katakan demikian karena sempat salah pilih. Karena alasan murah, baru seminggu jalan sudah sering down. Ternyata speknya tidak sesuai dengan kebutuhan situs.

Hal lain yang berkenaan dengan server adalah lokasinya. Karena saya di Indonesia dan berharap bahwa informasi situs ini dari kawan-kawan di Indonesia, ya saya pilih lokasi server di Indonesia. Ini pandangan sederhana saya sih.

2. Gunakan theme atau template yang bagus dan solid.

Template bagus tersedia banyak di luar sana, namun template yang solid frameworknya harus dipilih.

3. Gunakan plugin caching yang efektif.

Beberapa plugin caching yang bagus antara lain W3 Total Cache karya on Frederick Townes atau WP Super Cache. Keduanya gratis dengan keunggulannya masing-masing. Banyak yang merekomendasikan W3 Total Cache, ya sah-sah saja. Tapi saya harus test dulu. Gambar di bawah ini hasilnya. Hasil ini hanya sebagai gambaran saja selama pengetesan, bukan nilai mutlak. Karena server pengetasnya juga ada jauh di sana, Canada.

Speed Test pake W3 Total Cache

Lalu apa yang bagus menurut saya? Saya coba pake plugin WP Speed of Light. Plugin ini konflik dengan W3 Total Cache. Jadi nantinya, saya akan sandingkan dengan WP Super Cache. Sebelumnya mari kita test kinerjanya tanpa WP Super Cache. Langsung pada halaman Speed Optimization, aktifkan CSS minification dan JS minification. Hasilnya seperti gambar di bawah ini. Malah belum puas kan? He he, sabar.

Masih di halaman Speed Optimization, saya aktifkan Group CSS dan Group JS. Ini istilah lain dari JS dan CSS combine. Hasilnya sebagai berikut. JS dan CSS telah tercombine dengan bagus.

Speed test pake WP Speed of Light dengan aktifasi CSS dan JS plus combine both of them

Fitur lain yang menarik perhatian saya adalah database cleanup. Anda bisa membersihkan database dengan mencontreng item apa saja yang ingin dibersihkan lalu tekan Clean Now. Masih belum puas? Sekarang aktifkan dan setting plugin WP Super Cache. Hasilnya kira-kira sebagai berikut.

Kerjasama Wp Super cache denga WP Speed of Light

4. Optimasi gambar

Untuk optimasi gambar, saya menggunakan WP SmushIt. Optimasi ini tentu sangat membantu dalam hal kompresi gambar-gambar kita.

5. Stop hotlinking dan leeching

Tentu ini untuk menghemat bandwidth karena ada situs lain yang secara langsung terhubung dengan gambar yang ada di situs kita. Untuk menerapkannya, saya pake opsi ini melalui file .htaccess

RewriteEngine on
RewriteCond %{HTTP_REFERER} !^$
RewriteCond %{HTTP_REFERER} !^http(s)?://(www\.)?adisucipto.com [NC]
RewriteCond %{HTTP_REFERER} !^http(s)?://(www\.)?google.com [NC]
RewriteCond %{HTTP_REFERER} !^http(s)?://(www\.)?feeds2.feedburner.com/adisucipto [NC]
RewriteRule \.(jpg|jpeg|png|gif)$ – [NC,F,L]

6. Tambahan

Saya juga menambahkan kode expire header konten statis melalui file htaccess, menggunakan plugin lazyload untuk gambar, meninaktifkan pingbacks dan trackbacks, mengganti kode eksekusi PHP dengan kode HTML statis sebagaimana dijelaskan di sini dan menggunakan layanan gratis CloudFlare.

Sharing is caring!

Cara sederhana mempercepat WordPress versi Adi Sucipto
Tagged on:         

Tinggalkan komentar

Beri komentar pertama!

Beritahukan
avatar
500
wpDiscuz