EM4 adalah suatu produk dagang yang berisi sekumpulan mikroirganisme fermentor. EM adalah effective microorganisms atau organisme berukuran mikro yang disinyalir efektif dalam proses fermentasi. Angka 4 pada merk dagang hanyalah nama saja sesuai dengan tahapan produk yang dirilis atau dilepas sebagai produk dagang. Dan karena suatu merk dagang, maka berarti ada beberapa merk dagang lainnya yang juga telah beredar di pasaran. Dan biasanya, jenis bakterinya juga bermacam-macam; sesuai dengan peruntukannya. Secara umum, semuanya disebut probiotik. Dan sesuai namanya, maka jangan sekali-kali menggunakan antibiotik selama menerapkannya. Mengapa? Ya iyalah, probiotik kan lawannya antibiotik.

Probiotik akhirnya menjadi nama umum sebagai penjaga keseimbangan micro ecosystem (atau ekosistem mikro). Dalam sistem pencernaan ia membantu proses pencernaan, berperan positif dalam sistem immun dan menetralkan atau menghilangkan racun. Hal ini tentu saja karena peran baik dari sekumpulan mikroorganisme yang terkandung di dalamnya.

Secara umum terdapat 5 golongan yang pokok yaitu, bakteri fotosintetik, Lactobacillus sp., Streptomycetes sp., Ragi (yeast), dan Actinomycetes. Disinyalir, EM-4 mengandung 90% bakteri Lactobacillus sp (bakteri yang sangat bermanfaat selama pencernaan makanan, meningkatkan efisiensi nutrisi dalam pakan, serta mengurangi bau pada feses yang dihasilkannya). Oleh karenanya, pada peternakan; aplikasinya dapat melalui makanan atau minuman. Jika aplikasinya diterapkan pada makanan burung, maka diharapkan akan terjadi proses fermentasi terhadap pakan; dan diharapkan akan meningkatkan efisiensi pakan tersebut. Jadi akan menjadi cukup beralasan, jika produk-produk probiotik ini sering digunakan sebagai campuran dalam pakan.

Kalau diperluas, manfaat dari probiotik ini pun akan makin banyak. Ya, tentu saja. Karena manfaatnya adalah di sistem pencernaan, maka implikasinya juga kepada peningkatan daya tahan tubuh, produktivitas, efisiensi pakan, kualitas karkas daging, aroma daging, dan kualitas telur, dan konversi pakan. Jadi sebenarnya, manfaatnya tidak saja pada kenari, tapi kepada burung lainnya. Karena burung berkicau itu yang bernilai adalah kicauannya, maka konversi pakan (sering disebut sebagai FCR, feeding convertion ratio), aroma daging, kualitas karkas, dan beberapa parameter lainnya seringkali diabaikan.

Bagaimana aplikasinya pada kenari?

Saya belum mendapatkan data yang sahih untuk burung kenari. Namun demikian, penggunaannya pada burung puyuh sudah relatif lama diterapkan.

EM4 sebagai menu tambahan untuk kenari

Jika EM4 diaplikasikan dalam minuman, dosisnya adalah 0,25 cc atau 0,25 ml per 1 liter air. Jika menggunakan produk lainnya, maka dosisnya pasti beragam. Mengapa? Karena jumlah koloninya bisa jadi berbeda, demikian juga dengan perbedaan pada jenis bakteri yang terkandung di dalamnya. Koloni ini seringkali disebutkan sebagai CFU atau Colony Forming Unit. Jika dosisnya benar-benar ingin tepat, seyogyanya dosis dalam aplikasinya didasarkan pada bobot tiap burung. Untuk lovebirds misalnya, dosisnya adalah 100 X 10^6 (10 pangkat 6) CFU per hari.

Telah dilaporkan pula bahwa dosis penggunaan dengan produk lainnya adalah pada ayam petelur, yakni 5-10 ml/liter air atau /kg pakan. Produksi telur meningkat menjadi 85-90%. Pada burung lovebird, parkit, murai, cocakrowo; dosisnya 10-20 ml/liter air minum

Bagaimana jika diaplikasikan melalui pakan?

Jika EM4 diaplikasikan sebagai campuran pakan (puur), dosisnya adalah 10 cc atau 10 ml per 1 kg pakan. Pertanyaannya, burung kenari kan pemakan biji-bijian? Nah loh. Baiklah, sampai saat ini saya belum menemukan formulanya; baik dalam literatur berbahasa Indonesia, maupun bahasa dengeun.

Semoga bermanfaat.

EM4 sebagai menu tambahan untuk kenari
Tagged on:     

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.